
#SobatMigran KemenP2MI menegaskan paradigma baru pekerja migran Indonesia. Bukan lagi TKW/TKI, melainkan pekerja profesional dan terampil yang dipersiapkan, dilindungi, dan diberangkatkan secara prosedural.
Dalam Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang digelara di SMK 26 Jakarta Timur, Jumat (19/12), Menteri Mukhtarudin mengatakan, Pemerintah mendorong penguasaan bahasa asing sebagai kunci kepercayaan diri dan daya saing global.
Melalui penguatan pendidikan vokasi, pendampingan SMK, dan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja internasional, peluang kerja luar negeri dimanfaatkan secara berkualitas, bukan sekadar kuantitas.
Lewat Program Quick Win 2026, SMK Global, dan Kelas Migran, negara menyediakan pelatihan gratis, penempatan legal, jaminan sosial, serta perlindungan menyeluruh dari sebelum berangkat hingga kembali ke tanah air.
Inilah komitmen negara menyiapkan pekerjaan yang layak, aman, dan bermartabat bagi generasi muda Indonesia.
#KemenP2MI
#SMKGoGlobal
#PekerjaMigranIndonesia