Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap langkah taktis Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI yang menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Wadhwani Foundation dan Indosat Ooredoo Hutchison. Sinergi berskala besar ini dirancang untuk mempercepat transformasi digital di sektor ketenagakerjaan serta memperluas akses pelatihan berbasis teknologi bagi masyarakat luas. Disnaker Lamongan memandang kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga nirlaba global, dan raksasa telekomunikasi ini sebagai solusi konkret untuk menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan talenta digital di pasar kerja modern yang kian kompetitif.
Sebagai langkah nyata dalam menyelaraskan program pusat di tingkat daerah, Disnaker Lamongan siap mengadopsi dan mengintegrasikan hasil kerja sama tersebut ke dalam program pelatihan kerja lokal, termasuk di Balai Latihan Kerja (BLK). Dengan dukungan kurikulum internasional dari Wadhwani dan infrastruktur konektivitas digital yang kuat dari Indosat, pemerintah daerah berkomitmen untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi para pencari kerja muda di Lamongan agar dapat mengakses modul pelatihan yang adaptif. Upaya ini difokuskan pada penguatan keterampilan esensial seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), analisis data, hingga kewirausahaan digital demi menaikkan nilai tawar SDM daerah di kancah nasional.
Kolaborasi yang solid antara kebijakan makro Kemnaker dan eksekusi mikro dari Disnaker Lamongan ini diharapkan mampu mengakselerasi penurunan angka pengangguran terbuka serta menumbuhkan ekosistem ekonomi digital yang inklusif di Lamongan. Melalui akses pelatihan digital yang semakin dekat dan terjangkau, generasi muda di wilayah Lamongan tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi pekerja siap pakai, melainkan juga dibekali mentalitas kreatif untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru berbasis teknologi. Komitmen keberlanjutan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal masa depan ketenagakerjaan yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing global.
