Wamen P2MI Christina Aryani menegaskan kesiapan Pekerja Migran Indonesia mengisi peluang kerja di sektor pariwisata dan manufaktur di Polandia melalui skema G to P (government to private).
Namun, keberhasilan penempatan harus dibarengi kepastian visa kerja. Pemerintah menekankan peran aktif semua pihak agar proses visa berjalan tepat waktu, transparan, dan bertanggung jawab.
Saat ini, persoalan visa masih menjadi tantangan utama, dengan proses yang bisa memakan waktu panjang tanpa kepastian. Karena itu, Kementerian P2MI mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap janji keberangkatan instan ke Polandia.
Skema G to P dan penyusunan MoU diharapkan menjadi solusi agar penempatan ke Polandia ke depan lebih aman, legal, dan terlindungi.
Kolaborasi pemerintah, perwakilan RI, dan mitra di Polandia menjadi kunci membuka peluang kerja bermartabat dan berkelanjutan.
#KemenP2MI
#PekerjaMigranIndonesia