Lamongan — (28/4) Pelatihan las pada BLK Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan memasuki tahap penting dengan dimulainya praktik pengelasan root pass untuk posisi 3G menggunakan metode SMAW. Tahap ini menjadi fondasi utama dalam proses pengelasan vertikal karena menentukan kualitas sambungan pada lapisan berikutnya. Para peserta tampak serius mengikuti arahan instruktur, mengingat teknik root pass membutuhkan ketelitian tinggi dalam pengaturan arus listrik, sudut elektroda, serta kecepatan gerakan.
Dalam sesi praktik, instruktur Bapak Susilo memberikan pendampingan langsung guna memastikan setiap peserta memahami teknik dasar secara benar. Posisi 3G yang dilakukan secara vertikal menuntut kontrol stabil terhadap lelehan logam agar tidak terjadi cacat las seperti undercut atau lack of fusion. Selain itu, peserta juga diajarkan pentingnya persiapan material, kebersihan sambungan, serta penggunaan alat pelindung diri sebagai bagian dari standar keselamatan kerja.
Instruktur pelatihan menekankan bahwa penguasaan root pass pada posisi 3G SMAW merupakan salah satu kompetensi kunci yang dibutuhkan di dunia industri, khususnya untuk pekerjaan konstruksi dan manufaktur. Dengan latihan yang berkelanjutan, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil las serta siap menghadapi uji kompetensi. Tahapan ini sekaligus menjadi langkah awal bagi peserta untuk mencapai standar profesional dan membuka peluang kerja yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri. (Za)