Dalam upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas pelatihan kerja di daerah, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) yang berada di wilayah Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi lembaga pelatihan berdasarkan tingkat keaktifannya, sehingga dapat diketahui mana lembaga yang masih aktif, setengah aktif, maupun yang sudah tidak aktif lagi.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilakukan secara langsung oleh tim dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan melalui kunjungan ke berbagai LPK dan BLKK di sejumlah kecamatan. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pendataan serta melihat kondisi nyata di lapangan terkait keberlangsungan kegiatan pelatihan yang dijalankan oleh masing-masing lembaga.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam kegiatan monev antara lain keberadaan peserta pelatihan, aktivitas pembelajaran, kondisi sarana dan prasarana, legalitas lembaga, administrasi pelatihan, hingga kesiapan instruktur dan pengelola lembaga. Dari hasil monitoring tersebut, nantinya akan diperoleh data yang akurat mengenai tingkat keaktifan masing-masing LPK dan BLKK.
Hasil pemetaan ini sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam pembinaan dan pengembangan lembaga pelatihan kerja di Kabupaten Lamongan. LPK dan BLKK yang masih aktif dapat terus didorong untuk meningkatkan kualitas pelatihannya agar mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Sementara lembaga yang setengah aktif akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan agar dapat kembali optimal menjalankan fungsi pelatihannya.
Adapun lembaga yang sudah tidak aktif akan menjadi bahan evaluasi lebih lanjut terkait keberlanjutan operasional maupun kemungkinan revitalisasi di masa mendatang. Dengan adanya data yang valid dan terbarukan, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan dapat menyusun program pelatihan dan pembinaan yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia industri.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini juga menjadi bentuk komitmen Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan dalam memastikan bahwa keberadaan LPK dan BLKK benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja lokal.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pelatihan kerja, diharapkan tercipta ekosistem pelatihan yang aktif, produktif, dan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lamongan.