Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri Pelantikan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan se-Kabupaten Lamongan sekaligus membuka Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) PMI Kabupaten Lamongan Tahun 2026 di Aula RSUD dr. Soegiri, Selasa (19/5). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran PMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelayanan kesehatan dan kegiatan kemanusiaan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Pak Yes menegaskan bahwa musyawarah kerja organisasi harus mampu menghasilkan program-program yang nyata, realistis, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, seluruh program yang dirancang perlu berorientasi pada pelayanan kemanusiaan serta mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan dan sosial.
Pak Yes juga menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan di Kabupaten Lamongan terus menunjukkan capaian positif. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan usia harapan hidup masyarakat yang mencapai 75,4 tahun. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Pak Yes turut menyoroti pentingnya ketersediaan stok darah di Kabupaten Lamongan sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang harus terus diperkuat. Dengan jumlah penduduk sekitar 1,3 juta jiwa, kebutuhan darah di Lamongan mencapai puluhan ribu kantong setiap tahunnya. Oleh karena itu, sinergi antara PMI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna memastikan pelayanan kemanusiaan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lamongan.
