Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan memberikan dukungan penuh terhadap masifnya program penguatan pembekalan bagi mahasiswa untuk menyongsong era dunia kerja hijau (green jobs) dan digital. Langkah ini dinilai sebagai strategi krusial untuk mempersiapkan para calon lulusan perguruan tinggi agar tidak gagap dalam menghadapi pergeseran masif di pasar kerja global. Disnaker Lamongan memandang bahwa integrasi pemahaman mengenai keberlanjutan lingkungan (sustainability) dan penguasaan teknologi digital mutlak diperlukan, agar modal intelektual yang dimiliki mahasiswa dapat langsung diserap oleh industri modern yang kini bergerak ke arah ramah lingkungan dan berbasis otomasi.
Sebagai bentuk nyata dukungan di tingkat daerah, Disnaker Lamongan siap bersinergi dengan berbagai perguruan tinggi lokal untuk menyelaraskan program pelatihan dan bimbingan karier. Pemerintah daerah mendorong penyesuaian materi pembekalan yang mencakup kompetensi digital tingkat lanjut serta pengenalan regulasi ekonomi hijau yang kini mulai diadopsi oleh banyak perusahaan nasional maupun internasional. Melalui pembekalan yang matang dan terstruktur, mahasiswa di Lamongan diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja yang kompetitif, melainkan juga mampu menjadi agen inovasi yang membawa solusi digital yang ramah lingkungan di tempat kerja mereka kelak.
Sinergi yang solid antara dunia akademis dan Disnaker Lamongan dalam mengawal tren green and digital jobs ini diproyeksikan mampu menekan angka pengangguran terdidik secara signifikan. Disnaker Lamongan optimistis bahwa dengan bekal keterampilan ganda ini, para sarjana baru asal Lamongan akan memiliki nilai tawar yang sangat tinggi di mata para pemberi kerja. Komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah ini menjadi bukti nyata keseriusan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) masa depan yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi langsung pada pembangunan ekonomi daerah yang cerdas serta berkelanjutan.
