Lamongan (12/2) – Dalam rangka evaluasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2025 serta optimalisasi target PAD Tahun 2026, Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan mengundang sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu dan pemungut PAD untuk mengikuti high level meeting yang dilaksanakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan turut hadir dalam pertemuan tersebut untuk menyampaikan capaian realisasi PAD Tahun 2025, khususnya dari sektor retribusi penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di wilayah Kabupaten Lamongan. Dalam paparannya, Disnaker memaparkan data realisasi penerimaan, kendala di lapangan, serta strategi optimalisasi pemungutan retribusi ke depan agar lebih efektif dan akuntabel.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Bapak Dr. Moh. Nalikan. M.M. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya komitmen seluruh OPD dalam meningkatkan capaian PAD sebagai salah satu penopang utama pembangunan daerah. Sekda juga menyampaikan harapan agar pada Tahun 2029, realisasi PAD Kabupaten Lamongan dapat menembus angka Rp1 triliun melalui kerja sama, inovasi, serta optimalisasi seluruh potensi pendapatan daerah.
Melalui evaluasi dan sinergi lintas OPD ini, diharapkan target PAD Tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Lamongan.(Li)