Upaya mewujudkan penempatan tenaga kerja yang tepat, efektif, inklusif, dan berkelanjutan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Dalam rangka memperkuat jejaring dan sinergi sumber daya manusia (SDM) bidang penempatan tenaga kerja, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan turut menghadiri kegiatan Jejaring SDM Penempatan Tenaga Kerja Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja melalui Direktorat Bina Pengantar Kerja, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi SDM Penempatan: Memperkuat Kemitraan dalam Penempatan Tenaga Kerja yang Tepat dan Berkelanjutan” ini dilaksanakan di Aula Pertemuan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, berbagi pengetahuan, serta membangun kemitraan antara instansi pemerintah, dunia usaha, lembaga internasional, dan stakeholder terkait dalam meningkatkan kualitas layanan penempatan tenaga kerja.
Sesi I menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Purwanti Utami, Kabid Penta dan PKK, yang memaparkan Potret & Perkembangan Ketenagakerjaan serta Upaya Penguatan Penempatan Tenaga Kerja di Jawa Timur. Dalam paparannya, disampaikan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Timur sebesar 3,88%, sementara TPT penyandang disabilitas sebesar 4,21%. Data tersebut menjadi salah satu gambaran penting dalam merumuskan strategi penguatan layanan penempatan tenaga kerja yang semakin responsif terhadap kebutuhan pasar kerja.
Selanjutnya, Diego Rei dari International Labour Organization (ILO) turut memberikan perspektif mengenai penguatan ekosistem ketenagakerjaan dan pentingnya kolaborasi dalam mendukung layanan penempatan yang inklusif. Sementara itu, Amanda Yuliana dari Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI menyampaikan materi mengenai Sistem Penempatan Tenaga Kerja di Dalam Negeri, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan penempatan tenaga kerja.
Sesi II dilanjutkan dengan materi dari Cahaya Nugrahadi, BPJS Ketenagakerjaan, mengenai penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Materi berikutnya disampaikan oleh Anindya Novita Putri dari PT Dutakom Wibawa Putra, serta Pengantar Kerja Ahli Pertama dari Disnakertrans Provinsi Jawa Timur.
Dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan, kegiatan ini dihadiri oleh Pengantar Kerja, Sukadi, S.E. Kehadiran Disnaker Lamongan menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat jejaring, meningkatkan kapasitas SDM penempatan tenaga kerja, serta mendorong pelayanan ketenagakerjaan yang semakin adaptif terhadap dinamika pasar kerja.
Sebagai bagian dari penguatan komitmen dan tindak lanjut hasil kegiatan, di akhir acara dilaksanakan penandatanganan berita acara bersama sebagai bentuk kesepahaman dan komitmen para pihak dalam memperkuat sinergi serta jejaring SDM penempatan tenaga kerja.
Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, diharapkan tercipta ekosistem penempatan tenaga kerja yang semakin efektif, inklusif, transparan, dan berkelanjutan, sehingga mampu memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja yang layak serta mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Lamongan.(Li)