Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor industri di daerah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) secara resmi menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengukuran Produktivitas Perusahaan. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh para pelaku usaha, manajer operasional, serta perwakilan manajemen dari berbagai perusahaan lokal. Melalui bimtek ini, Disnaker berkomitmen untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya metode pengukuran produktivitas yang akurat sebagai kompas utama dalam menentukan arah kebijakan dan efisiensi operasional internal perusahaan.
Selama jalannya bimtek, para peserta dibekali dengan alat analisis (tools) dan metodologi modern untuk mengukur efektivitas penggunaan sumber daya, baik dari aspek tenaga kerja, waktu, maupun material produksi. Manfaat utama dari pelatihan ini adalah terbukanya wawasan manajemen untuk mendeteksi adanya pemborosan (waste) atau hambatan kerja yang selama ini tidak disadari di lini produksi. Dengan kemampuan mengukur produktivitas secara mandiri, perusahaan dapat menyusun strategi perbaikan yang berbasis data, meningkatkan profitabilitas, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien dan harmonis.
Melalui inisiatif ini, Disnaker berharap dapat mendorong terciptanya ekosistem dunia usaha yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan. Peningkatan produktivitas perusahaan secara kolektif di tingkat daerah pada akhirnya akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi makro dan kesejahteraan para pekerja. Dengan bekal ilmu yang didapat dari bimtek ini, perusahaan-perusahaan lokal diharapkan mampu bertransformasi menjadi entitas bisnis yang tangguh, siap bersaing di pasar nasional, dan berkontribusi aktif dalam membuka lapangan pekerjaan yang berkualitas.




