Lamongan, Disnaker Kab.
Melalui kegiatan bimtek ini, para peserta dibimbing secara langsung untuk memahami metode kalkulasi dan analisis produktivitas usaha secara terukur. Tidak sekadar menghitung luaran (output), peserta diajak memetakan rasio penggunaan input seperti tenaga kerja, bahan baku, waktu, dan teknologi guna meminimalkan hambatan dalam rantai produksi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan menegaskan bahwa pengukuran produktivitas merupakan fondasi utama sebelum sebuah usaha melakukan ekspansi. Dengan data pengukuran yang akurat, para pelaku usaha dapat mengambil keputusan bisnis yang presisi, meningkatkan kesejahteraan pekerja, dan mendorong efisiensi biaya operasional.
Disnaker Kabupaten Lamongan berharap hasil dari bimtek ini dapat diimplementasikan secara konsisten di setiap unit usaha. Ke depan, Disnaker akan terus melakukan pendampingan dan pengukuran secara terintegrasi guna memastikan terciptanya tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap bersaing di era digital.




