Pemerintah Kabupaten Lamongan City Branding Lamongan Megilanlamongankab.go.id
DINAS TENAGA KERJA
Berita

DARI SANTRI UNTUK KEMANDIRIAN, Kadisnaker Lamongan Paparkan Peluang Transmigrasi dan Menjadi Pekerja Migran yang Aman dan Prosedural

Kamis, 01 Oktober 2026 76 dilihat
DARI SANTRI UNTUK KEMANDIRIAN, Kadisnaker Lamongan Paparkan Peluang Transmigrasi dan Menjadi Pekerja Migran yang Aman dan Prosedural
Semangat membangun kemandirian santri melalui pemberdayaan ekonomi dan peluang kerja menjadi bahasan utama dalam Seminar Nasional 2026 “Membangun Kemandirian Santri melalui Pemberdayaan Ekonomi dan Transmigrasi” yang diselenggarakan oleh PESSANDRA (Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat).

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya H. Viva Yoga Mauladi, M.Si., Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia; Gudfan Arif Ghofur, Bendahara Umum PBNU; Dr. H. Anas Al Hifni, S.E.I., M.Si., Direktur Utama Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat; serta Mokhammad Zamroni, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan. Forum ini menjadi ruang untuk memberikan wawasan kepada para santri dan alumni mengenai pemberdayaan ekonomi, transmigrasi, serta berbagai peluang di dunia kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan Mokhammad Zamroni. menyampaikan bahwa program transmigrasi saat ini tidak hanya berkaitan dengan perpindahan masyarakat, tetapi juga diarahkan sebagai bagian dari pembangunan kawasan dengan memperhatikan potensi dan keterampilan masyarakat. Menurutnya, pengembangan kompetensi menjadi hal penting agar masyarakat yang mengikuti program transmigrasi mampu berkembang dan mandiri di daerah tujuan.

M. Zamroni juga mendorong para santri untuk memiliki mental petarung dalam menghadapi persaingan ekonomi yang semakin terbuka. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki keberanian untuk mengambil peluang, terus belajar, serta mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di dunia kerja.

“Generasi muda harus memiliki mental petarung. Etos kerja, inovasi, dan komitmen menjadi modal penting agar kita mampu menghadapi persaingan ekonomi yang semakin terbuka dan tidak tertinggal,” ujar M. Zamroni.

Selain membahas peluang transmigrasi dan pemberdayaan ekonomi, M. Zamroni juga menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya para santri dan generasi muda, yang memiliki keinginan untuk bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Ia mengingatkan agar setiap calon PMI menempuh proses melalui jalur resmi dan sesuai prosedur.

“Bagi yang ingin menjadi Pekerja Migran Indonesia dan bekerja ke luar negeri, kami berpesan agar tetap melaksanakan proses secara prosedural dan berangkat melalui jalur yang legal. Ini penting untuk keamanan dan perlindungan diri sendiri,” tegasnya.

Menurut M. Zamroni, bekerja melalui prosedur resmi merupakan bagian penting dari upaya memberikan perlindungan kepada pekerja, mulai dari proses penempatan hingga selama bekerja di negara tujuan. Pemahaman mengenai prosedur penempatan juga menjadi bekal penting bagi generasi muda agar dapat memanfaatkan peluang kerja secara aman dan bertanggung jawab.

Seminar Nasional PESSANDRA 2026 diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperluas wawasan para santri dan alumni Sunan Drajat dalam melihat peluang ekonomi, transmigrasi, dan ketenagakerjaan. Dengan bekal keterampilan, etos kerja, inovasi, serta keberanian dalam menghadapi persaingan, para santri diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat serta pembangunan daerah. (Rzq)
Bagikan:
Baca Juga

Artikel Terkait