SIPD Dalev (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Pengendalian dan Evaluasi) adalah modul pada aplikasi SIPD RI Kemendagri yang digunakan untuk memantau, mengevaluasi, dan melaporkan kinerja serta realisasi keuangan daerah secara triwulanan.
Fungsi utama dari SIPD DALEV adalah mengawal agar setiap program dan sub-kegiatan yang dilaksanakan berjalan sesuai dengan dokumen perencanaan baik itu dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Strategis (Renstra), maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan. Melalui penginputan data secara berkala, pemerintah daerah dapat membandingkan antara target indikator kinerja dengan realisasi fisik maupun keuangan di lapangan secara real-time. Hal ini membantu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mendeteksi anomali atau deviasi antara target dan capaian.
Sebagai salah satu OPD teknis, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memegang peran krusial dalam ekosistem SIPD Dalev. Disnaker bertanggung jawab penuh untuk mengawal indikator-indikator makro dan mikro ketenagakerjaan daerah agar tetap berada pada jalur (On-Track) sesuai target perencanaan daerah.
Dalam praktiknya, peran strategis Disnaker antara lain :
• Akuntabilitas Kinerja Urusan Ketenagakerjaan : Memastikan seluruh sub-kegiatan seperti pelatihan, penempatan tenaga kerja, fasilitasi perlindungan pekerja, hingga perluasan kesempatan kerja erlapor realisasi fisik dan keuangannya secara akurat.
• Deteksi Dini Kendala Lapangan : Melalui pelaporan kendala (faktor penghambat) di SIPD Dalev, Disnaker dapat memetakan tantangan sektoral secara cepat.
Proses penginputan dalam aplikasi SIPD Dalev dilakukan secara sistematis melalui langkah-langkah berikut :
1. Autentikasi Akses OPD
Login ke situs resmi SIPD RI Kemendagri menggunakan akun resmi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang telah diverifikasi.
2. Navigasi Modul
Pilih modul Informasi Pembangunan Daerah, lalu masuk ke menu Pengendalian dan Evaluasi.
3. Input Realisasi Teknis & Keuangan
Input data pada menu Realisasi Kinerja, yang mencakup tiga komponen utama anatar lain yaitu :
a) Capaian Sub-Kegiatan : Contoh yakni Jumlah pencari kerja yang dilatih, jumlah PMI yang difasilitasi.
b) Capaian Program : Progres makro program ketenagakerjaan terhadap target triwulanan.
c) Analisis Lapangan : Mengisi faktor pendukung dan faktor penghambat yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan.
Ketersediaan capaian kinerja di SIPD Dalev adalah kunci untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang berbasis data (data-driven policy). Bagi Dinas Tenaga Kerja, validitas data di dalam sistem ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan basis intervensi kebijakan ketenagakerjaan yang nyata.
Dengan data yang akurat, terukur, dan mutakhir, pembangunan daerah tidak hanya berjalan sesuai koridor hukum, tetapi juga benar-benar tepat sasaran. Intervensi seperti alokasi anggaran pelatihan berbasis kompetensi, pelaksanaan Job Fair, hingga program jaminan sosial bagi pekerja rentan dapat dieksekusi secara lebih taktis, efektif, dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (Sm)